Suka Mengumpat dan Ngomong Kasar, 5 Burung Beo Didepak dari Kebun Binatang di Inggris


Kurang lebih hal apa yang akan berlangsung jika misalkan kamu memprovokasi adik-adik untuk solid bicara kasar ke yang tinggal di rumah? Skenario paling enteng sich sepertinya dimarahi orangtua. Sesaat skenario terburuk bisa ditendang jika benar-benar perlakuanmu telah keterlaluan.

Nah, dua skenario yang ngeri-ngeri lezat itu rupanya tidak cuman diberlakukan untuk kita manusia lo. Di Inggris, lima burung beo abu-abu Afrika mau tak mau dilepaskan dari kebun binatang Lincolnshire, sesudah dijumpai miliki kebiasaan mencaci-maki dan bicara kasar ke pengunjung. Keputusan menendang lima burung yang populer dapat mengikuti suara dan perkataan manusia ini diambil faksi kebun binatang sesudah beberapa beo itu dipercaya bisa memberikan dampak jelek ke koloni lain.

Ditendangnya lima burung beo namanya Billy, Elsie, Eric, Jade dan Tyson ini dijumpai bermula. Dari caci-maki yang terdengar. Oleh Kepala Eksekutif Taman Margasatwa Lincolnshire, Steve Nichols. Merilis The New York Times, pada. Waktu itu Nichols yang lagi bekerja dengar caci-maki yang lumayan. Keras dan menduga tingkah pegawai kebun binatang. Tetapi sesudah mendekati sumber suara, dia tidak. Mendapati seorang juga pegawai kecuali burung beo yang. Lima salah satunya baru dihadirkan di bulan Agustus lalu ke kebun binatang Lincolnshire.

Menurut Nichols, umumnya burung beo condong pendiam jika baru ditaruh di muka umum. Tetapi hal berlainan berlangsung dengan 5 kawanan yang sebenarnya berasal dari 5 pemilik berlainan ini. Mereka rupanya dapat melemparkan dan memberi respon caci-maki dalam kurun waktu bertepatan. Dia bahkan juga menjelaskan sekumpulan pengunjung wanita pernah mendapatkan tanggapan tidak pantas dari 5 kawanan ini. Pengunjung wanita itu sempat menduga banyak komentar itu tingkah staf kebun binatang.


Nah, walau senang mencaci-maki dan bicara kasar, Nichols menjelaskan pengunjung tidak berkeberatan atau terusik dengan tingkah sang lima kawanan. Beberapa pengunjung malahan memandang beberapa beo yang ahli mencaci-maki ini menghibur dan lucu. Walaupun demikian, Nichols dan beberapa staf kebun binatang mencemaskan bahasa yang dipakai beo ini bisa punya pengaruh jelek pada pengunjung beberapa anak dan orangtua. Karena itu mereka memutus melepaskan sang lima kawanan ke beberapa tempat taman kota, dengan keinginan beberapa beo itu dapat pelajari beberapa suara alami dari burung lain di alam liar.

Selanjutnya dia menerangkan, faksi kebun binatang sesungguhnya cukup terlatih dengan beo yang kerap mencaci-maki sebab rutinitas burung ini pelajari kalimat yang dia dengar. Tetapi dalam masalah lima beo yang solid mencaci-maki dan memberi respon caci-maki sekawannya, Nichols menjelaskan baru kesempatan ini berlangsung. Satu antara lima kawanan yang punyai kosa kata terburuk menurut Nichols ialah beo namanya Billy.


Saat itu, beberapa pemilik beo dijumpai telah mohon maaf ke faksi kebun binatang, sebab mengetahui beo itu kemungkinan pelajari kalimat kasar dari pemiliknya sebelumnya. Duh, mudah-mudahan lima kawanan Billy, Elsie, Eric, Jade dan Tyson ini dapat selekasnya berbeda, ya. Mending bicara “meminta uang, meminta uang,” dech, daripada mencaci-maki.