Mirip Bola Api, Hujan Meteor Mirip Taurid Selatan Bisa Disaksikan hingga 20 November


Waktu mendangak ke langit malam, apa yang kamu saksikan? Umumnya ada bulan dan bintang-bintang yang berkilau dengan cantik. Ada juga benda langit yang susah disaksikan langsung seperti asteroid, karena cuman memantulkan sedikit sinar bulan. Tapi kita masih dapat menyaksikannya dalam peristiwa spesifik, misalkan waktu pecahan asteroid itu masuk atmosfer bumi dan beralih menjadi hujan meteor.

Ada bermacam tipe hujan meteor yang berlangsung di bumi. Diantaranya ialah hujan meteor Taurid Selatan yang pucuknya dapat disaksikan bulan ini. Seperti apa keelokannya dan bagaimanakah cara menyaksikannya? Yok baca!


Dikutip dari Tempo, hujan meteor Taurid Selatan berjalan pada 10 September sampai 20 November 2020. Pucuknya diprediksi berlangsung pada Oktober ini. Bermakna kita perlu bersiap-sedia nih! Karena walau ada bermacam tipe hujan meteor, peristiwa alam ini cukup sangat jarang hingga sayang untuk dilewati.

Apa lagi, hujan meteor Taurid Selatan terlihat seperti bola api. Meteornya berawal dari butiran debu Asteroid 2004 TG10 dan tersisa debu Komet 2P Encke. Serpihan benda langit ini melejit masuk atmosfer bumi, lalu terbakar sampai terlihat seperti berpijar. Apa peristiwa itu dapat mencelakakan bumi dan manusia? Tenang saja, umumnya sebagian besar meteor remuk saat sebelum capai permukaan bumi.

Oleh karenanya, kita dapat melihat hujan meteor tiada hati cemas. Yakinkan untuk memperhatikan langit malam dengan jeli. Karena, umumnya cuman ada 5 meteor yang lewat sepanjang hujan meteor Taurid Selatan dengan kecepatan 28 km per detik. Kita perlu tahu langkah memperhatikan yang pas supaya tidak keterlaluan.


Waktu ada di perkotaan yang penuh sinar lampu, umumnya kita susah menyaksikan bintang-bintang. Hal sama berlaku pada hujan meteor. Walau hujan meteor Taurid Selatan dapat dicicipi dari semua daerah di Indonesia, kita perlu ada di posisi yang pas. Pilih posisi yang lega dan gelap. Contoh posisi yang dapat diputuskan ialah perdesaan, padang rumput, lembah, dan lain-lain.

Disamping itu, kita harus juga tahu jika hujan meteor Taurid Selatan berawal dari rasi bintang Taurus. Sehingga kita dapat cari tahu lebih dahulu letak rasi bintang itu, lalu konsentrasi memperhatikannya langsung dengan mata atau mungkin dengan alat tolong seperti teleskop. Kita dapat mengawali penilaian semenjak matahari terbenam sampai malam perlahan-lahan habis.

Supaya tidak jemu waktu memperhatikannya, ajak saja beberapa seseorang. Kalian dapat sekaligus “berekreasi” skala kecil sekalian menanti hujan meteor. Janganlah lupa untuk kenakan pakaian tebal supaya tidak kedinginan. Disamping itu, yakinkan untuk jaga prosedur kesehatan supaya masih aman sepanjang wabah.