Jadi Wisata Cantik nan Menarik di Malang, ini Legenda dan Mitos Air Terjun Coban Rondo. Sudah Tahu?


Indonesia ialah negara yang kaya dan populer dengan tujuan rekreasi alam yang memikat. Jangan berbicara Sabang sampai Merauke, di pulau Jawa saja tidak terhitung tujuan rekreasi cantik yang dijajakan negeri kita tersayang.

Tidak cuman keelokan alamnya, yang membuat tujuan rekreasi di Indonesia tarik ialah cerita dan legenda yang ada di belakangnya. Salah satunya lokasi yang populer dengan mitosnya ialah air terjun Coban Rondo yang berada di kota Malang. Untuk kamu yang ingin tahu dengan dogma dan legenda yang berada di air terjun Coban Rondo, yok baca penuturannya berikut ini!

Diantaranya Jawa timur Park, Batu Secret Zoo, Agrowisata Apel, Taman Bunga Selecta dan Gunung Bromo.

Kecuali cantik dan asri, air terjun Coban Rondo kental dengan dogma. Nama Coban Rondo dengan bahasa Jawa bermakna air terjun janda. Penamaan air terjun ini rupanya sesuai legenda dan dogma yang berada di sana. Konon air terjun ini dapat bawa kemalangan untuk beberapa pasangan yang tiba ke situ. Ini terkait dengan legenda Dewi Anjarwati sebagai janda di air terjun itu. Walau demikian, panorama alamnya betul-betul bagus lho~


Ada cerita berduka dibalik penamaan air Terjun Coban Rondo. Diceritakan nama ini diambil dari putri namanya Dewi Anjarwati. Legenda menyebutkan jika Dewi Anjarwati dipersunting dengan seorang pangeran dari Gunung Anjasmoro. Sesudah 35 hari menikah, Baron Kusuma akan bawa Dewi Anjarwati ke arah rumahnya.

Tetapi di tengah-tengah perjalanan mereka berjumpa dengan seorang pemuda namanya Joko Lelono yang jatuh hati pada Dewi Anjarwati pada penglihatan pertama kalinya. Joko Lelono selanjutnya punya niat merampas Dewi Anjarwati dari Baron Kusuma. Baron tidak terima hal itu selanjutnya mengungsikan Dewi Anjarwati ke balik air terjun terselinap.

Kemudian Baron dan Joko bertanding untuk merebutkan Dewi Anjarwati. Pertempuran 2 orang yang sama sakti itu berjalan seru sampai ke-2 nya sama meninggal. Dengar berita itu, Dewi Anjarwati berduka. Dia tersuruk dan jadi janda. Dewi Anjarwati selanjutnya memilih untuk tidak tinggalkan air terjun itu sampai akhir hayatnya.