Gara-gara Udara Dingin, Dieng Diselimuti Embun Es yang Indah. Wisatawan Bertambah Tiga Kali Lipat!


Apa akhir-akhir ini kamu berasa kedinginan? Udara dingin sedang menyelimutinya bermacam daerah, terhitung Dieng yang berada di Jawa tengah. Umumnya temperatur di daratan tinggi itu sudah membuat menggigil. Sesudah ada gempuran udara dingin, keadaannya jadi semakin menjadi-jadi. Bahkan tampil embun es di Dieng! Peristiwa yang cukup sangat jarang nih, seakan sedang di luar negeri.

Sepintas embun es di Dieng terlihat seperti salju. Kehadirannya juga membuat beberapa orang ingin tahu, apa lagi Indonesia tidak pernah merasakan musim dingin. Tidak bingung jika pelancong bersama-sama tiba ke Dieng. Seperti apa keadaan di situ?

Frost and frozen dew have spread at Dieng Plateau, Central Java, bringing a temperature of -3 degrees Celsius on Sunday morning. #Dieng pic.twitter.com/Evig1u82cr


Sepanjang beberapa hari akhir, terlihat embun es menyelimutinya dedaunan dan rumput di atas lapangan Candi Arjuna Dieng. Temperatur udaranya capai minus 3 derajat Celcius pada Minggu (26/7). Umumnya peristiwa embun upas ini berlangsung tiap tahun pada Juli sampai September. Kristal es yang cantik akan menyelimutinya daerah Dusun Dieng Kulon dan Dusun Dieng Wetan, dengan teritori Candi Arjuna selaku pusat terimbasnya.

Munculnya embun es di Dieng berlangsung karena udara dingin yang menyerbu bermacam daerah. Banyak netizen yang keheranan hingga keyword dingin, Dieng, dan Lawu menjadi viral topic di Twitter. Menyikapi hal itu, Deputi Sektor Klimatologi BMKG Herizal menerangkan, udara dingin yang berlangsung beberapa hari akhir mengisyaratkan pucuk musim kemarau akan tiba. Temperatur bertambah lebih rendah saat malam mendekati pagi hari. Bahkan juga dapat tampil embun es di daerah spesifik seperti Dieng.

Sepintas, embun es di Dieng terlihat seperti salju yang cantik. Peristiwa ini membuat beberapa orang pengin menyaksikannya, apa lagi Indonesia benar-benar tidak alami musim salju. Itu yang membuat pelancong bersama-sama tiba ke Dieng. Umumnya mereka tiba seawal kemungkinan sebab embun es telah mencair seputar jam 8 pagi karena terserang cahaya matahari.

Dikutip dari Kompas, jumlah pelancong capai 1.200 orang pada Sabtu (25/7). Banyaknya terhitung naik sampai 3x lipat sebab sekarang ini Dieng dibuka cuman untuk wisatawan dari DIY dan Jawa tengah saja. Dieng akan dibuka untuk umum pada 1 Agustus kedepan.


Sekarang faksi pengurus Dieng lebih waspada untuk menahan penebaran virus corona. Jumlah pelancong yang masuk di kelompleks Candi Arjuno terbatasi cuman 140 orang untuk tiap perputaran. Mereka diingatkan untuk mengikut prosedur kesehatan seperti menggunakan masker. Faksi pengurus mengingati wisatawan untuk jaga jarak lewat pengeras suara dan sediakan tempat bersihkan tangan di sejumlah titik tempat wisata.

Yang tidak kalah penting, beberapa pengunjung disuruh untuk menggunakan jaket tebal. Jadi badan mereka dapat cukup hangat di tengah-tengah gempuran udara dingin Dieng. Mudah-mudahan seluruh ketentuan itu dipatuhi beberapa pelancong hingga tidak berlangsung penyebaran virus.